9 Tips Memilih Nama Domain untuk Website

9 Tips Memilih Nama Domain untuk Website

Saat anda ingin memiliki sebuah website, domain adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan dengan baik. Domain merupakan representasi atau identitas yang akan melekat pada website anda hingga kapanpun.

Berikut ini tips-tips yang telah kami persiapkan bagi anda yang ingin memilih nama domain untuk website anda.

9 Tips Memilih Nama Domain

Ke – 14 tips untuk memilih nama domain ini dirangkum dengan penjelasan yang singkat dan jelas, sehingga anda dapat langsung memahami semua inti dari tips memilih nama domain.

Pada tips ini kita akan menggunakan contoh sebuah bisnis rumah makan ayam geprek bernama Linda Ayam Geprek. Pemilik bisnis Linda Ayam Geprek, sebut saja Ibu Linda ingin memilih nama domain yang tepat untuk usaha rumah makannya tersebut, dan setiap poin tips dalam menentukan dan memilih nama domain ini akan menggunakan perumpamaan bisnis Linda Ayam Geprek.

1. Tentukan nama domain berdasarkan nama bisnis atau usaha

Memilih nama domain sangat disarankan agar langsung menggunakan nama bisnis atau usaha. Pada contoh ini, nama domain tersebut harus berisi kata “Linda”, “Ayam”, dan juga “Geprek”. Karena bagaimanapun ketiga kata tersebut merupakan nama bisnis yang dimiliki oleh Ibu Linda.

2. Pastikan nama domain bersifat kreatif dan brandable

Tips yang kedua adalah memastikan bahwa nama domain yang dipilih bersifat kreatif atau setidaknya brandable.

Yang dimaksud brandable adalah nama domain langsung mewakili brand yang ingin dipasarkan, dalam contoh kasus ini nama brand tersebut adalah “Linda”, “Ayam”, dan juga “Geprek”. Maka jika ketiga kata ini dikombinasikan langsung, akan menghasilkan domain yang sudah brandable.

3. Pastikan nama domain cukup singkat

Nama domain sangat disarankan agar tetap singkat dan bertele-tele. Contohnya anda lebih suka mengetik langsung facebook.com ketimbang thefacebook.com bukan?

Tetapi yang perlu anda perhatikan adalah jangan sampai anda terlalu menyingkat nama domain sehingga menghilangkan identitas anda. Contohnya nama domain yang dipilih adalah “lindageprek.com“, dari nama domain ini apa yang di-geprek? Apakah Ibu Linda yang di-geprek? nah disini anda harus telaten dan tetap sematkan “Ayam” pada domain.

4. Pastikan nama domain juga mudah diketik

Selain memastikan nama domain harus cukup singkat, nama domain juga harus mudah diketik. Seperti contoh tadi dimana nama domain facebook.com lebih mudah ketimbang thefacebook.com yakan?

5. Sematkan keyword bisnismu (jika memungkinkan)

Sematkan kata-kunci untuk bisnismu jika memang memungkinkan. Pada contoh kali ini kita menggunakan perumpamaan bisnis yang dimiliki Ibu Linda, yang mana bisnisnya adalah rumah makan Ayam Geprek.

Dengan memilih nama domain seperti “ayamgepreklinda.com” atau “lindaayamgeprek.com” sudahlah mewakili kata-kunci bisnis yang dijalankan Ibu Linda yakni “Ayam Geprek”.

Kata-kunci disini akan sangat membantu website anda untuk ditemukan di Google nantinya.

6. Sematkan nama daerah (jika diperlukan)

Tips lain yang tak kalah penting adalah menyematkan nama daerah jika diperlukan. Semisal apabila bisnis Ibu Linda masih tergolong bisnis lokal di suatu daerah, sebut saja di daerah Bandung, maka ada baiknya menyematkan nama daerah ke dalam nama domain.

ayamgepreklindabandung.com” adalah nama domain yang sangat baik karena memiliki kata kunci bisnis yang dijalankan dan berisi nama daerah. Namun, kembali lagi kita perlu memperhatikan faktor nama domain yang singkat dan mudah diketik. “ayamgepreklindabandung.com” terbilang nama domain yang panjang, lalu apa solusinya?

Disinilah fungsi subsitus bisa menjadi bermanfaat. Alih-alih menyematkan nama daerah langsung pada nama domain, nama daerah bisa disematkan menjadi nama subdomain, maka jadinya “bandung.ayamgepreklinda.com“.

Jika anda membutuhkan jasa untuk membuat website dengan subdomain bagi bisnis anda, silahkan gunakan jasa pembuatan website dari DEVS Indonesia.

7. Pilih ekstensi domain yang sesuai

Memilih ekstensi domain juga sangat penting, jika kalian belum tau apa itu esktensi domain, ekstensi domain itu adalah yang diawali dengan tanda titik (.). Contohnya .com, .net, .info adalah esktensi domain.

Pada kasus Ibu Linda, ekstensi domain yang cocok adalah .com, karena domain .com memang bersifat umum dan luas. Atau, Ibu Linda juga bisa menggunakan ekstensi .food, yang mana websitenya akan menjadi “ayamgepreklinda.food”.

8. Hindari penggunaan angka dan hypens

Hindari penyematan suatu angka dan hypens (tanda -) pada nama domain. Kita ambil contoh facebook.com, apakah facebook.com lebih singkat dan lebih baik daripada face-book.com? Ya jawabannya tentu saja.

Begitu juga kasus Ibu Linda yang nama bisnisnya terdiri dari tiga kata: “Ayam”, “Geprek”, dan “Linda”. Nama domainnya tetap akan lebih baik menjadi “ayamgepreklinda.com” dibandingkan dengan “ayam-geprek-linda.com“.

9. Segera beli nama domain

Saat anda sudah memiliki nama domain yang baik dan mengikuti tips-tips diatas, tips selanjutnya adalah segeralah membeli nama domain anda. Segeralah melakukan reservasi atas domain anda, karena jika domain anda sudah dibeli oleh orang atau pihak lain, maka anda harus memikirkan kembali nama domain yang cocok untuk bisnis anda.

Kesimpulan

Memilih nama domain untuk bisnis memang bukan perkara yang simpel atau sederhana karena anda harus memikirkan faktor-faktor yang telah dijelaskan di atas. Jika anda membutuhkan bantuan dalam memilih nama domain, silahkan hubungi tim DEVS Indonesia melalui livechat kami.

Jika anda sudah menentukan nama domain namun belum memiliki website, silahkan gunakan Jasa Pembuatan Website dari DEVS Indonesia.

Semoga nama domain yang anda inginkan masih tersedia untuk direservasi dan menghasilkan hasil yang baik untuk bisnis anda!

Leave a Reply

Table of Contents

WhatsApp Kami di: +6287838558165